:

Suhairi, Dosen UIN Madura Luncurkan Buku Dwi Bahasa Bernuansa Lokal Madura

top-news
https://maduranetwork.id/public/uploads/images/photogallery/maanphotogallery29072024_011116_1_20240727_175229_0000.png

SURABAYA I MaduraNetwork.id – Peluncuran buku dwi bahasa karya Suhairi, dosen Tadris Bahasa Indonesia UIN Madura, di Surabaya pada Senin, 24 November 2025, dihadiri para akademisi, pegiat literasi, guru, serta pencinta sastra. Dalam acara tersebut, Suhairi memaparkan bahwa buku barunya mengangkat kekayaan lokal Madura melalui tema permainan tradisional berjudul “Kincir Angin dari Daun Kering”, yang ditulis dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Madura.


Dalam kesempatan itu, Suhairi menjelaskan bahwa karyanya kali ini disusun dalam dua bahasa—Bahasa Indonesia dan Bahasa Madura—sebagai upaya memperluas jangkauan pembaca sekaligus melestarikan bahasa daerah. “Ini adalah karya saya yang mengusung lokalitas Madura dan ditulis menggunakan dua bahasa,” tutur penulis cerpen yang dikenal produktif tersebut.

 

Buku barunya mengangkat tema permainan tradisional dengan judul “Kincir Angin dari Daun Kering”, terinspirasi dari permainan anak-anak Madura tempo dulu. Suhairi menegaskan bahwa permainan tradisional menyimpan nilai luhur. “Permainan Kincir Angin dari Daun Kering memiliki nilai sportivitas dan semangat bertanding yang sangat penting untuk dilestarikan,” katanya.

 

Rasa bangga turut disampaikan Suhairi karena karyanya kembali diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. “Ini tahun kedua buku saya diterbitkan kementerian. Buku pertama berjudul Kalung Tangkai Daun Singkong,” ungkapnya.

 

Kepada MaduraNetwork, Suhairi menegaskan komitmennya untuk terus menulis karya yang berakar pada budaya Madura. “Saya akan tetap konsisten menulis tentang lokalitas Madura,” ujarnya mengakhiri. (rba)

 

https://maduranetwork.id/public/uploads/images/photogallery/maanphotogallery29072024_011116_1_20240727_175229_0000.png

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *